Selasa, 17 Desember 2019

Penyakit Cacar Air Pada Anak

Assalamualaikum Wr. Wb
Perkenalkan nama saya Nurshela Oktaviani Suherman. Saya Mahasiswa dari STIKES Jendral Achmad Yani
Disini saya ingin Memberi sedikit informasi tentang

" Penyakit Cacar Air Pada Anak "


Cacar air adalah bentuk gangguan kesehatan anak yang disebabkan oleh virus varicella yang sangat cepat penyebarannya.
Tubuh anak cepat terinfeksi jika dihinggapi virus tersebut. Anak lain pun jika berada dekat dengan si penderita dapat tertular dengan mudah, karena virus tersebut disebarkan melalui batuk, pilek, berbagi makanan dan minuman.
Bersentuhan langsung dengan kulit yang terkena cacar air juga bisa menulirkan penyakit ini. Karena itulah anak-anak yang terkena cacar air sebaiknya berada di rumah selama beberapa hari, mengingat cara penularannya yang sangat mudah.

Bagaimana Gejalanya?
Pada tahap awal penyebaran virus varicella, kesehatan anak mulai menurun saat demam muncul disertai sakit kepala dan gangguan tenggorokan. Tubuh anak melemah dan tidak bisa merasa lapar. Bahkan beberapa anak menderita cacar air tanpa disertai gejala-gejala tersebut.
Bintik-bintik merah akan muncul dalam 1 atau 2 hari setelah gejala awal muncul. Setelah itu kondisi kesehatan anak diperparah dengan munculnya ruam merah di sekujur tubuh.
Tidak hanya itu, setiap bintik akan memanas, lalu pecah dan mengeluarkan air, perlahan-lahan mengering dan akhirnya mengeras. Kondisi mengeras ini sama seperti luka goresan di kulit yang membutuhkan waktu lagi supaya benar-benar mengelupas dan kulit kembali bersih. Proses ini pada umumnya berlangsung selama 10 hingga 16 hari.

Bagaimana Menanganinya?
Karena cacar air merupakan gangguan kesehatan anak yang tidak berisiko alias berbahaya, selama sakit anak tidak perlu dirawat di rumah sakit, cukup beristirahat di rumah. Anak perlu banyak istirahat dan mengonsumsi obat secara teratur untuk mengurangi demam dan rasa gatal yang ditimbulkan bintik-bintik tersebut.

Apakah cacar air Bisa Dicegah?
Meskipun hampir semua orang pernah menderita cacar air, tetapi hal ini juga bisa dicegah dengan cara memberikan vaksin. Biasanya dokter akan memberikan 2 dosis vaksin untuk anak-anak maupun orang dewasa.
Jika Moms pernah menjumpai seorang anak yang telah mendapatkan vaksin cacar air tetap terinfeksi, itu merupakan jenis yang ringan.
Kerja vaksin cacar air juga perlu didukung dengan menghindari anak atau orang lain yang terkena penyakit tersebut. Untuk itu jika buah hati Moms sedang sakit cacar, biarkan dia istirahat di rumah untuk sementara waktu demi kesehatan anak-anak. Selain untuk mempercepat proses penyembuhan anak, Moms juga mencegah penyebaran virus di luar rumah.

43 komentar:

  1. Alhamdulillah akhirnya bisa juga yaaa di share semoga bermanfaat yaa mantap mantap laahhh

    BalasHapus
  2. Wahhh shel makasih sekali sangat bermanfaat

    BalasHapus
  3. Mantap bangett selll
    Lanjtuinn yahhh gaess

    BalasHapus
  4. Terimakasih sangat bermanfaat

    BalasHapus